Alasan Inter Milan Tak Berdaya di Hadapan Arsenal: Begini Pengakuan Cristian Chivu

2 weeks ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan dipaksa menyerah saat menghadapi Arsenal di kandang sendiri pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Tim asuhan Cristian Chivu ini kalah dengan skor telak 1-3 pada laga lanjutan Liga Champions di Giuseppe Meazza.

Hasil negatif ini memberikan kesadaran mendalam bagi sang pelatih mengenai perbedaan kualitas kedua tim. Chivu tidak ragu mengakui bahwa wakil Inggris tersebut memiliki keunggulan fisik maupun teknik yang sangat nyata.

Arsenal menunjukkan dominasi total lewat intensitas permainan yang sangat tinggi selama pertandingan berlangsung. Menurut pandangan Chivu, lawan mereka memang memiliki semua aspek yang dibutuhkan untuk memenangkan laga krusial ini.

The Gunners sangat mahir dalam menguasai ruang serta melakukan sirkulasi bola dengan cepat. Kondisi tersebut membuat skuad Nerazzurri kesulitan untuk menampilkan performa terbaik mereka di lapangan.

"Mereka punya intensitas, teknik, dan kecepatan yang lebih baik, mereka menguasai ruang dengan baik," ujar Cristian Chivu.

"Mereka menyerang garis pertahanan dengan intensitas dan kecepatan, begitu juga dengan bola kedua, karena mereka terjun ke setiap duel," sambungnya kepada Sky Sport Italia.

Momen Krusial dan Keberuntungan

Inter sebenarnya sanggup memberikan perlawanan yang cukup ketat pada paruh pertama pertandingan. Mereka sempat membuat kedudukan imbang sebelum akhirnya The Gunners kembali menjauh.

Meski demikian, Chivu memberikan perhatian khusus pada gol Arsenal yang berasal dari skema sepak pojok. Gol tersebut dianggap sebagai titik balik yang menghancurkan mentalitas para pemain tuan rumah.

Arsenal membuktikan bahwa situasi bola mati merupakan senjata yang sangat mematikan pada pertandingan malam itu.

"Kami juga tidak beruntung pada gol dari tendangan sudut itu, di mana bola memantul dari mistar dan mengenai kepala pemain Arsenal," jelas Chivu.

"Di babak kedua, Arsenal meningkatkan tingkat fokus dan juga sedikit lebih rendah hati, karena ada sedikit arogansi dari mereka di babak pertama," tambah sang pelatih.

Perbedaan Kualitas Liga

Kekalahan ini menyadarkan Chivu akan adanya perbedaan level kompetisi yang sangat signifikan. Ia menilai ritme permainan di Premier League memiliki standar yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan Serie A.

Arsenal secara konsisten mampu memberikan tekanan tanpa henti dari berbagai sektor lapangan. Kehebatan individu pemain seperti Bukayo Saka dan Leandro Trossard benar-benar menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Inter.

"Ketika para pemain Arsenal ini datang dan mengepung Anda, mereka menyerang dari segala sudut, mereka mengurung Anda," tutur Chivu.

"Saya tidak akan menunjukkan berapa banyak uang yang mereka habiskan, karena itu akan terlalu klise, tetapi Premier League memang memiliki jenis intensitas dan kecepatan yang sangat berbeda dengan sepak bola Italia," pungkasnya.

Lanjut Baca:

Mimpi Buruk Manchester City di Norwegia: Kalah dari Bodo/Glimt, Guardiola Terjepit

Read Entire Article