Liputan6.com, Jakarta - Final Piala Afrika 2025 menyisakan drama besar yang sempat membuat stadion terhenyak. Pelatih Senegal, Pape Thiaw, memerintahkan anak asuhnya melakukan walkout usai merasa ada keputusan wasit yang tak adil.
Insiden itu terjadi pada laga puncak melawan Maroko di Prince Moulay Abdellah Stadium, Rabat, Senin (19/01/2026) dini hari WIB. Keputusan tersebut langsung memantik kontroversi karena laga masih berlangsung ketat.
Thiaw bereaksi keras setelah gol Senegal dianulir, lalu wasit Jean-Jacques Ndala justru memberikan penalti kepada Maroko. Emosi memuncak hingga sang pelatih menyuruh para pemain meninggalkan lapangan.
Namun, keputusan itu tak berlangsung lama dan akhirnya dibatalkan. Seusai laga yang dimenangi Senegal 1-0 lewat perpanjangan waktu, Thiaw memilih berbicara terbuka dan mengakui kesalahannya.
Permintaan Maaf Pape Thiaw
Pape Thiaw tak menunggu lama untuk merespons kontroversi yang ia ciptakan sendiri. Pelatih berusia 44 tahun itu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka usai laga final.
Ia mengakui emosinya memuncak karena tidak menerima rangkaian keputusan wasit dalam momen krusial. Meski demikian, Thiaw menyadari tindakannya memberi contoh yang kurang baik.
Thiaw juga menjelaskan bahwa ia sempat menarik kembali keputusannya setelah mendapat masukan dari orang-orang terdekat di pinggir lapangan. Para pemain Senegal akhirnya kembali ke lapangan dan laga dilanjutkan hingga selesai.
“Saya benar-benar tidak suka dengan fakta bahwa saya menyuruh pemain saya meninggalkan lapangan. Saya meminta maaf kepada sepak bola. Saya membawa mereka kembali,” kata Thiaw, dikutip dari Sportsmole.
Thiaw: Jangan Dibahas Lagi
Dalam penjelasan lanjutan, Thiaw menegaskan bahwa permintaan maafnya bukan sekadar formalitas. Ia menilai reaksinya lahir dari situasi panas yang sulit dikendalikan.
Menurut Thiaw, timnya mempertanyakan konsistensi keputusan wasit dalam dua momen penting secara beruntun. Namun, ia mengakui bahwa protes tersebut seharusnya tidak dilakukan dengan cara walkout.
Pelatih Senegal itu menekankan bahwa kesalahan wasit adalah bagian dari sepak bola. Ia juga berharap insiden itu tak diungkit-ungkit lagi.
“Kami tidak setuju dengan keputusan itu, hanya itu, dan saya tidak ingin membahas kembali apa yang terjadi dalam pertandingan ini. Kami seharusnya tidak melakukannya, tetapi sudah terjadi. Kami meminta maaf,” tegas Thiaw.
Reaksi Keras dari Walid Regragui
Insiden walkout Senegal juga memancing reaksi keras dari kubu Maroko. Pelatih Atlas Lions, Walid Regragui, menilai tindakan tersebut mencoreng citra sepak bola Afrika.
Regragui mengungkapkan kekecewaannya dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia menilai seorang pelatih seharusnya tetap menjaga sikap, terlepas dari hasil atau keputusan wasit.
Menurutnya, final Piala Afrika adalah panggung besar yang seharusnya menunjukkan kedewasaan semua pihak. Insiden tersebut dinilainya meninggalkan kesan buruk di mata publik internasional.
“Citra yang ditunjukkan Afrika hari ini agak memalukan. Ketika seorang pelatih menyuruh pemainnya meninggalkan lapangan… Apa yang dilakukan Pape malam ini tidak menghormati Afrika,” kritik Regragui.
(Sportsmole)
Lanjut Baca:
Manchester United Siap Panaskan Bursa Transfer Januari 2026: Gelandang Wolves Masuk Daftar Belanja

2 weeks ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496194/original/006665600_1770489949-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5496152/original/002483700_1770480343-20260205AA_Indonesia_vs_Jepang-49.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348783/original/072421100_1757893416-000_74GR76T.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458923/original/070999500_1767132458-000_89BM8AA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496144/original/085733700_1770478996-AP26038555167768.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5496137/original/036524400_1770478521-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-49.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496097/original/059788900_1770468847-Persijap_vs_Madura_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496101/original/040065400_1770469416-Bali_United_vs_Persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490042/original/067227000_1769970016-AP26032554873963.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443111/original/092977100_1765620794-000_84V33W9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5496139/original/097787200_1770478546-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-45.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5496125/original/099125100_1770475884-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-38.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4363721/original/037282300_1679202708-Frho-aVXgAYCJnU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408045/original/017370600_1762762325-000_83JG7ZC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432465/original/023095800_1764797734-trent_alexander_arnold_vs_girona.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4291963/original/080278900_1673809176-AP23015564688341.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496046/original/072858900_1770457987-Persik_vs_Dewa_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256133/original/021920300_1750227139-AP25166805410774.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392755/original/095851900_1761515195-lazio-vs-juventus-3.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439915/original/092451700_1765414469-MADRID.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443743/original/090820000_1765722056-davide-bartesaghi-ac-milan-mencetak-gol-pembuka-serie-a.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394026/original/020373200_1761623330-vini.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437168/original/006946800_1765229221-AP25342741496384.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384569/original/003882600_1760795116-FajarFikri5_SF_DenmarkOpen2025_PBSI_20251018.jpg)
