Ekonomi Digital Indonesia Diproyeksi Tembus 340 Miliar Dolar pada 2030, Google Ungkap Faktornya

1 month ago 23
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Google resmi merevisi proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia pada 2030, setelah raksasa mesin pencari itu melihat pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Jika sebelumnya Indonesia diperkirakan belum menembus angka 100 miliar dolar, kini nilainya diproyeksikan berada di rentang 180 miliar hingga miliar dolar pada 2030. Revisi ini mencermitkan perubahan besar dalam perilaku digital masyarakat Indonesia.

Manajer Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Google Indonesia, Agung Pamungkas, mengatakan pertumbuhan dua digit yang konsisten menjadi alasan utama revisi tersebut.

“Jika kita lihat negara-negara tetangga mungkin masih banyak yang belum dilakukan 100 persen, tapi Indonesia dengan optimisme yang sangat tinggi bisa melebihi 100 persen hingga 127 persen,” terang Agung, di Temu Nasional Pegiat Literasi Digital 2025, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Menurut Google, e-commerce masih menjadi tulang punggung utama. Sepanjang tahun 2024 hingga saat ini, sektor ini tumbuh sekitar 14 persen. Pada 2030, nilai ekonomi e-commerce Indonesia diperkirakan mencapai 140 miliar dolar.

Dibandingkan negara-negara Asia lainnya, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia tergolong pesat. Pada 2025, Indonesia mencatat pertumbuhan lebih dari 127 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Agung, ada tiga faktor mendorong lonjakan tersebut. Mulai dari keterlibatan pengguna atau user engagement, kesediaan masyarakat untuk personalisasi layanan digital, dan fitur-fitur yang berbasis kecerdasan buatan (AI) yang semakin luas di Indonesia. 

Dari sisi adopsi AI, Indonesia menunjukkan tingkat adopsi tinggi. Sekitar 80 persen pengguna berinteraksi dengan AI setiap hari, 68 persen melakukan percakapan dan mengajukan pertanyaan, dan 50 persen menggunakan AI sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan.

Meski demikian, Agung menegaskan AI tidka menggantikan peran manusia dalam menentukan keputusan akhir. “Dinamika adopsi AI di Indonesia itu sebenarnya seperti apa? Motivasinya penghemat waktu sudah jelas, karena ingin efisiensi, dan juga faktor keamanan, perlindungan dari penipuan” ujarnya.

Di dunia kerja, pemanfaatan AI juga semakin luas. Lebih dari 70 persen pekerja telah menggunakan AI, dengan 50 persen berencana memperdalam AI. Sementara lebih dari 40 persen ingin berlatih menggunakan AI secara profesional maupun personal.

Google juga menyoroti perang pengembangan taltenta digital. Lewat program Gemini Academy, perusahaan telah melatih lebih dari 300 ribu pengguna di Indonesia. Program ini membantu guru, pelajar, hingga pekerja memahami AI secara praktis, termasuk menciptakan metode belajar lebih kreatif.

Read Entire Article