Mimpi Buruk Manchester City di Norwegia: Kalah dari Bodo/Glimt, Guardiola Terjepit

2 weeks ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Masalah Manchester City berlanjut di Eropa setelah kekalahan mengejutkan 1-3 dari Bodo/Glimt pada laga Liga Champions di Norwegia. Hasil ini memperpanjang periode sulit tim asuhan Pep Guardiola.

Kekalahan tersebut datang hanya beberapa hari setelah City terpukul di derby Manchester. Di Norwegia, mereka kembali menunjukkan kerentanan yang sama, terutama di lini belakang.

Situasi ini membuat posisi City di fase liga semakin genting. Laga terakhir melawan Galatasaray kini mengarah menjadi pertandingan penentuan bagi peluang lolos otomatis ke babak 16 besar.

Malam Buruk City di Norwegia

Perjalanan ke wilayah utara Norwegia berubah menjadi mimpi buruk ketika Rodri diusir pada babak kedua. Gelandang asal Spanyol itu dipastikan absen pada laga terakhir fase liga melawan Galatasaray pekan depan.

Bodo/Glimt unggul lebih dulu melalui dua gol cepat Kasper Hogh di pertengahan babak pertama. Setelah jeda, Jens Petter Hauge menambah keunggulan tuan rumah lewat tendangan keras yang membuat skor menjadi 3-0.

Rayan Cherki sempat memperkecil ketertinggalan City, namun kartu merah Rodri memupus harapan kebangkitan. Kekalahan ini membuat City terancam keluar dari delapan besar dan berpotensi harus melalui babak playoff.

Pertahanan Rapuh dan Skuad Termuda

City sebenarnya sempat menguasai permainan dengan sirkulasi umpan pendek. Namun, seperti saat kalah di Old Trafford, garis pertahanan tinggi kembali menjadi celah yang mudah dieksploitasi.

Masalah kian kompleks karena absennya banyak pemain. Guardiola harus berangkat tanpa delapan pemain cedera, ditambah Antoine Semenyo yang tidak terdaftar di fase grup serta kapten Bernardo Silva yang menjalani skorsing.

Kondisi itu memaksa City menurunkan starting XI termuda mereka di Liga Champions. Empat pemain berusia 21 tahun atau lebih muda tampil sejak awal, termasuk bek tengah Max Alleyne yang kesulitan di debutnya dan terlibat dalam dua gol pertama tuan rumah.

Guardiola: Semuanya Berjalan Salah

Periode ini terasa kontras dengan akhir 2025, ketika City menutup tahun dengan delapan kemenangan beruntun. Memasuki 2026, mereka hanya menang dua kali dari tujuh laga dan menelan dua kekalahan beruntun.

“Kami harus bangkit,” kata Guardiola. “Hasil sejak akhir 2025 tidak bagus, baik di Premier League maupun hari ini.”

Lanjut baca

Guardiola mengakui laga ini seharusnya menjadi peluang besar bagi timnya. “Sekarang kami harus menatap Wolves dan Galatasaray. Hari ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami, tetapi perasaannya seperti semuanya berjalan salah. Anda harus mencoba mengubahnya dan para pemain yang ada akan berusaha melakukannya.” Ia juga menegaskan bahwa City tidak meremehkan lawan. “Kami kalah dan sejak tahun baru ada banyak hal melawan kami. Tapi saya tahu betapa bagusnya mereka. Kami tidak meremehkan mereka. " "Musim lalu mereka sampai semifinal Liga Europa, itu masih segar dalam ingatan kami, dan kami datang tanpa beberapa pemain penting. Kami sedikit rapuh seperti pada beberapa periode musim lalu. Kami harus cepat mengubah dinamika.”

Read Entire Article