Polres Jaktim buru pelaku perusakan rumah di Kramat Jati

4 days ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Timur memburu para pelaku perusakan rumah yang terjadi di kawasan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (29/1) lalu.

"Untuk perusakan rumah di Dukuh itu, laporannya sudah kami terima. Saat ini kami sedang mengidentifikasi pelaku-pelaku lainnya," kata Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin.

Kasus tersebut telah resmi ditangani oleh penyidik setelah laporan dari korban diterima pihak Kepolisian.

Dicky menyebutkan, pihaknya masih melakukan pengembangan dan pelacakan terhadap para terduga pelaku yang diduga berjumlah belasan orang. "Beberapa pelaku sudah teridentifikasi dan saat ini diduga melarikan diri ke luar kota," ujar Dicky.

Baca juga: Operasi Pekat Jaya, 27 orang yang terlibat tawuran ditangkap di Jaktim

Menurut Dicky, sejumlah personel Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) masih dikerahkan untuk melakukan pelacakan intensif terhadap para pelaku. Proses penanganan perkara juga telah sepenuhnya ditangani di tingkat Polres Metro Jakarta Timur.

"Saat ini beberapa anggota saya masih melakukan pelacakan terhadap pelaku tersebut. Untuk penanganan perkaranya sudah ditangani di Polres," katanya.

Terkait jumlah terduga pelaku, Dicky menyebutkan, pihaknya belum dapat memastikan secara rinci. Namun, dari hasil sementara penyelidikan, jumlahnya diperkirakan lebih dari sepuluh orang.

"Kalau jumlah pastinya belum bisa kami pastikan. Kurang lebih sekitar sepuluh, belasan orang," katanya.

Dalam kasus ini, para pelaku terancam dijerat dengan pasal perusakan secara bersama-sama. Penyidik akan menerapkan Pasal 170 KUHP atau Pasal 392 KUHP baru.

Baca juga: Polres Jaktim ungkap 3 kasus narkoba dan puluhan miras di Pekat Jaya

Ancaman hukuman bagi para pelaku pun tidak ringan, yakni maksimal enam tahun penjara serta denda kategori tiga.

"Itu pasal perusakan. Pasal 170, kalau KUHP baru Pasal 392. Ancamannya enam tahun kurungan penjara dan denda kategori tiga," tegas Dicky.

Meski demikian, Dicky belum dapat mengungkap motif di balik aksi perusakan tersebut karena masih dalam tahap penyidikan. "Motifnya nanti, itu masih materi penyidikan. Belum bisa kami sampaikan," ujar Dicky.

Sementara itu, saksi dan korban dalam peristiwa ini telah diperiksa oleh penyidik guna mendalami kronologi kejadian.

Sebelumnya, sebuah rumah milik seorang konsultan bernama Yazid Mutaqin di kawasan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sasaran aksi perusakan dan intimidasi oleh orang tak dikenal pada Kamis (29/1) lalu.

Baca juga: Cegah tawuran, Polres Jaktim dirikan 27 posko terpadu jelang Ramadhan

Yazid mengatakan, kejadian bermula saat sekitar enam orang yang diduga preman menyatroni rumahnya dengan cara merusak gembok pagar. Saat kejadian, di dalam rumah terdapat tukang yang sedang bekerja di lantai tiga.

"Di dalam rumah ada tukang di lantai tiga lagi rapi-rapi. Jadi ada saksi melihat pintu didobrak-dobrak, terus disiram semuanya," kata Yazid di Jakarta Timur, Minggu (1/2).

Setelah masuk ke pekarangan rumah, para pelaku merusak mobil yang terparkir serta menghancurkan kamera pengawas (CCTV). Tak hanya itu, istri dan anak korban juga mengalami intimidasi verbal.

"Mereka teriak-teriak dan membentak-bentak. Anak saya ketakutan, lari. Salah satu anak saya sampai jatuh karena lantai basah," ungkap Yazid.

Baca juga: Patroli gabungan gagalkan tawuran di Jaktim

Selain melakukan perusakan, para pelaku juga menyiram sejumlah barang elektronik hingga meteran listrik, yang dinilai sangat membahayakan keselamatan penghuni rumah.

"Semua elektronik disiram, dari meteran listrik sampai kulkas. Kalau sampai korsleting, itu bisa memicu kebakaran. Ini sudah patut diduga ada upaya membahayakan nyawa," katanya.

Hingga kini, motif penyerangan tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, Yazid menduga peristiwa itu berkaitan dengan proyek yang sempat dia kerjakan beberapa waktu lalu.

Atas kejadian tersebut, dia bersama keluarga telah melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Timur dan berharap para pelaku segera ditangkap.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article