Rindu tertahan di garis terdepan

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Dalam logika kemanusiaan yang lahir dari bencana, kebaikan harus berputar, bukan berhenti pada diri sendiri. Solidaritas bukan hanya tentang berada di sisi keluarga, tetapi juga tentang memastikan keluarga lain bisa bertahan.

Gayo Lues, Aceh (ANTARA) - “Ger, kek mana nasib orang tua kita? Makan apa mereka di sana?” Rayyan berucap pelan, nyaris tertelan dengung genset dan bunyi logam yang beradu di tengah hari.

Gerry menoleh sekilas, mengusap keringat di dahinya, lalu menjawab setengah bercanda, setengah getir: “Ya kek orang-orang itu lah… makan nasi pakai indomie.”

Percakapan singkat itu lahir bukan di ruang rapat berpendingin udara, melainkan di atas tanah yang masih basah, di antara tiang listrik yang miring dan kabel-kabel yang terkulai seperti urat para pekerja yang lelah.

Di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, sisa-sisa bencana masih terasa pekat. Lumpur mengering membentuk retakan, batu-batu besar teronggok di pinggir jalan, dan beberapa rumah tampak kosong atau rata dengan tanah.

Rayyan berdiri di tengah semua itu. Mengenakan helm proyek putih yang menutupi sebagian wajahnya, rompi berdebu, dan sepatu boots yang masih menyimpan jejak tanah liat yang menempel sejak pagi.

Sebagai petugas Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Blangkejeren, Gayo Lues, ia terbiasa bekerja di medan berat. Namun, bencana kali ini berbeda. Bukan hanya infrastruktur yang runtuh, melainkan juga perasaan aman banyak orang, termasuk dirinya sendiri.

Rayyan dan Gerry bukan orang Gayo Lues. Mereka berasal dari Kuala Simpang, Aceh Tamiang, yang menjadi salah satu wilayah terparah dalam bencana ini. Ironinya, saat Rayyan sibuk menyalakan kembali lampu di rumah orang lain, kampung halamannya sendiri sempat terbenam dalam gelap dan lumpur.

Baca juga: Ketika iman tak ikut hanyut terbawa banjir

Hujan tiga hari tiga malam

Bencana itu datang setelah hujan turun tanpa henti selama tiga hari tiga malam. Warga setempat masih mengingat derasnya air yang tak kunjung reda, bunyi gemuruh dari perbukitan, dan bau tanah basah yang kian menyengat. Sungai meluap, tebing runtuh, jalan terputus, listrik padam total, dan sinyal telekomunikasi lenyap seketika.

Saat kabar bencana pertama kali sampai ke telinga Rayyan, ia tengah berada di Blangkejeren. Tanpa berpikir panjang, tangannya langsung meraih telepon genggamnya. Namun, layar hanya menampilkan “No Service”. Listrik padam, jaringan mati, dan jarak yang sebenarnya hanya ratusan kilometer terasa seperti tak terjangkau sama sekali.

Empat hari berikutnya menjadi masa yang berat. Bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental.

Baca juga: Sejumlah jembatan di Aceh telah rampung, akses warga terhubung

Baca juga: Taruna Akpol selamatkan anak terseret arus di Aceh Tamiang

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article