Liputan6.com, Jakarta - Epilepsi kerap dipahami sebagai kondisi dengan gejala kejang hebat dan tubuh yang tak terkendali. Padahal, tidak semua epilepsi menunjukkan gejala seperti itu.
Dokter spesialis bedah saraf Wienorman Gunawan dari Bethsaida Hospital Gading Serpong mengatakan pada sebagian pasien, epilepsi justru muncul dalam gejala yang kerap tidak disadari. Seperti tatapan kosong tiba-tiba, melamun sesaat, gerakan kecil berulang, hingga kehilangan kesadaran singkat.
Lantaran gejalanya tidak selalu mencolok, epilepsi kerap luput dikenali sejak awal dan baru disadari setelah kondisi berulang.
"Jika muncul episode 'blank' yang sering atau kejang tanpa demam, jangan abai. Itu adalah cara otak memberi sinyal bahwa ada yang perlu diperiksa,” ujar Wienorman dalam keterangan tertulis.
Ia juga mengingatkan bahwa epilepsi bukanlah penyakit menular bukan juga terkait hal mistis. Epilepsi adalah suatu kondisi gangguan sistem saraf dimana terjadi lonjakan sinyal listrik yang tidak normal dan berulang, sehingga memicu kejang atau gangguan kesadaran pada pasien.
Penanganan Pertama Saat Melihat Pasien Epilepsi Alami Kejang
Saat menyaksikan seseorang mengalami kejang epilepsi jangan panik. Langkah pertama adalah tetap tenang. Lalu, lakukan beberapa hal berikut:
- Posisikan pasien miring ke samping untuk menjaga jalan nafas tetap terbuka.
- Singkirkan benda-benda keras atau tajam di sekitar pasien.
- Longgarkan pakaian di sekitar leher.
- Catat durasi kejang bila memungkinkan.
Wienorman mengingatkan untuk tidak boleh memasukkan benda apa pun ke dalam mulut pasien epilepsi atau menahan gerakan kejang secara paksa. Setelah kejang berhenti, biarkan pasien beristirahat hingga kesadaran pulih.
Penyebab Epilepsi
Wienorman mengatakan epilepsi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti riwayat cedera kepala, gangguan bawaan, infeksi otak, stroke, tumor otak, atau gangguan struktur otak lainnya.
Sayangnya, pada sebagian pasien, penyebab epilepsi tidak selalu dapat ditemukan secara pasti.
Meski begitu, Wienorman mengatakan bahwa pasien epilepsi dapat mengontrol dan menjadi nakhoda atas diri lewat pengobatan yang tepat. Maka dari itu, pasien epilepsi perlu mendapatkan pengobatan sesuai kondisi masing-masing.

1 week ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490592/original/076413200_1770017071-Ilustrasi_Berjalan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489596/original/062151300_1769911320-dokter_kandungan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489604/original/071374200_1769912719-baby_walker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5084740/original/064308700_1736341715-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484239/original/095859500_1769417705-woman-working-her-laptop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5489794/original/049116000_1769932838-burung.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483962/original/043517500_1769409749-Dimsum.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485209/original/002570800_1769498234-nipah_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5005443/original/082408800_1731580431-WhatsApp_Image_2024-11-14_at_16.52.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079554/original/053036300_1736152503-1735888151046_ciri-kulit-sensitif.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448340/original/073102400_1766026912-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481058/original/034088000_1769075544-BPOM_Obat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4688985/original/049033200_1702788477-tttttiga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5257226/original/082879800_1750306833-healthy-beautiful-young-asian-runner-woman-sports-clothing-running-jogging.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5169144/original/068519000_1742484312-WhatsApp_Image_2025-03-20_at_22.19.59__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4566838/original/059797900_1694070291-3d-rendering-biorobots-concept.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5068462/original/098513000_1735277782-1735034891153_arti-mimpi-anak-sakit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439915/original/092451700_1765414469-MADRID.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443743/original/090820000_1765722056-davide-bartesaghi-ac-milan-mencetak-gol-pembuka-serie-a.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437168/original/006946800_1765229221-AP25342741496384.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394026/original/020373200_1761623330-vini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384569/original/003882600_1760795116-FajarFikri5_SF_DenmarkOpen2025_PBSI_20251018.jpg)
