Virus Nipah Dianggap Jauh, Kemenkes Ungkap Potensi Penularannya di Indonesia

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Virus Nipah kerap dianggap sebagai ancaman kesehatan yang jauh dari Indonesia. Namun, Kemenkes RI menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, meski hingga kini belum ditemukan kasus penularan virus Nipah pada manusia di Tanah Air.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Murti Utami, menjelaskan, virus Nipah merupakan penyakit Zoonotik yang memiliki inang alami kelelawar buah. Virus ini dapat menular ke manusia melalui perantara hewan lain, seperti babi, atau melalui konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi.

"Hingga saat ini belum terdapat laporan kasus konfirmasi penyakit virus Nipah pada manusia di Indonesia. Namun, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan mengingat Indonesia termasuk wilayah berisiko berdasarkan kedekatan geografis dan intensitas mobilitas dengan negara-negara yang pernah mengalami kejadian luar biasa," ujar Murti seperti dikutip dari Antara pada Senin, 2 Februari 2026.

Murti, menjelaskan, sejumlah penelitian di Indonesia telah menemukan bukti serologis dan deteksi virus pada kelelawar buah (Pteropus sp.). Temuan ini menandakan bahwa potensi sumber penularan virus Nipah di Indonesia memang ada, meskipun belum berdampak langsung pada manusia.

Virus Nipah dapat menular melalui konsumsi buah atau nira yang terkontaminasi air liur atau urine kelelawar. Selain itu, penularan juga dapat terjadi dari hewan ke manusia, serta antar manusia, terutama melalui kontak erat dengan penderita.

"Penularan antar manusia juga dilaporkan, terutama melalui kontak erat dengan penderita. Manifestasi klinisnya bervariasi, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut ringan hingga berat, sampai ensefalitis yang dapat berakibat fatal," ujar Murti.

Gejala virus Nipah sendiri sering kali tidak spesifik pada tahap awal, seperti demam, sakit kepala, batuk, dan gangguan pernapasan. Pada kondisi yang lebih berat, infeksi ini dapat menyebabkan peradangan otak yang berujung pada kematian.

Oleh sebab itu, Kemenkes meminta seluruh dinas kesehatan di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi untuk terus meningkatkan pemantauan.

Fokus pengawasan diarahkan pada tren kasus meningitis atau ensefalitis, Influenza Like Illness (ILI), Severe Acute Respiratory Infection (SARI), ISPA, serta pneumonia.

Sebagai langkah pencegahan di tingkat masyarakat, Murti mengimbau agar warga tidak mengonsumsi nira atau aren yang diambil langsung dari pohonnya tanpa proses pemanasan. Hal ini penting karena kelelawar berpotensi mengontaminasi sadapan nira pada malam hari.

"Sebelum dikonsumsi, aren atau nira sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Selain itu, cuci dan kupas buah secara menyeluruh, serta buang buah yang menunjukkan tanda gigitan kelelawar," katanya.

Kewaspadaan ini semakin relevan setelah dilaporkan kembali kasus Virus Nipah di India. Hingga 26 Januari 2026, tercatat dua kasus konfirmasi di Distrik North 24 Parganas, West Bengal, tanpa laporan kematian.

Seluruh kasus tersebut merupakan tenaga kesehatan, dengan lebih dari 120 kontak erat telah diidentifikasi dan dikarantina.

Read Entire Article