Mainan AI Bisa Rekam Data Anak, Ini Risiko yang Jarang Disadari Orang Tua

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Peneliti dari Common Sense Media mengingatkan orang tua untuk waspada terhadap penggunaan mainan berbasis kecerdasan buatan (AI) pada anak-anak. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, AI kini tak hanya hadir di gawai, tapi juga merambah ke dunia mainan anak.

Hasil studi Common Sense Media menemukan bahwa mainan AI memiliki sejumlah risiko terhadap perkembangan anak, terutama pada usia dini. Karena itu, penggunaan mainan AI tidak direkomendasikan untuk anak di bawah usia 5 tahun.

Mainan AI yang dimaksud meliputi boneka pintar, robot, hingga berbagai mainan yang terhubung ke internet dan mampu berkomunikasi dengan anak. Mainan jenis ini juga memiliki kemampuan untuk mengumpulkan data dan informasi dari interaksi dengan anak.

Penilaian Risiko Mainan AI oleh Common Sense Media

Common Sense Media menguji empat jenis mainan AI dengan menilai aspek kinerja teknis, keamanan konten, kesesuaian perkembangan anak, serta risiko keterikatan emosional. Studi ini dikutip dari Parents, Jumat (30 Januari 2025).

1. Konten Tidak Pantas

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 27 persen mainan AI dinilai sama sekali tidak pantas untuk anak-anak.

Lebih dari seperempat mainan yang diuji ditemukan memunculkan konten sensitif, seperti pembahasan narkoba hingga bahasa yang mengarah pada menyakiti diri sendiri.

Sebanyak 74 persen orang tua yang disurvei mengaku khawatir mainan AI dapat menyampaikan informasi yang tidak aman atau tidak benar kepada anak mereka.

2. Mainan AI Bisa Menyimpan Data Pribadi

Mainan AI diketahui mampu merekam suara anak, menyimpan transkrip percakapan, serta mengumpulkan data perilaku. Sayangnya, orang tua sering kali tidak mengetahui sejauh mana data tersebut disimpan atau digunakan.

Selain masalah privasi, mainan AI juga rentan terhadap pelanggaran keamanan, yang berpotensi membuka akses data anak tanpa disadari.

3. Bahaya bagi Perkembangan Anak

Mainan AI dirancang untuk membangun keterikatan emosional dengan anak, seolah-olah menjadi teman. Teknik ini dinilai berbahaya karena dapat memengaruhi perkembangan otak anak yang masih belum matang.

Ketergantungan pada mainan AI berisiko membuat anak kurang berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, termasuk keluarga dan teman sebaya.

4. Memicu Konten yang Buruk

Gangguan teknis pada sistem AI bisa memicu respons yang keliru, sehingga anak berpotensi terpapar kata-kata atau perilaku yang tidak sesuai dengan usianya.

Hal yang Perlu Dilakukan Orang Tua

Common Sense Media menyarankan agar anak di bawah usia 5 tahun menghindari mainan AI sepenuhnya. Sementara untuk anak usia 6–12 tahun, orang tua diminta menimbang dengan cermat apakah mainan AI benar-benar memberi manfaat intelektual dan emosional.

Orang tua tetap dianjurkan memperkenalkan mainan tradisional. Namun, jika memilih menggunakan mainan AI, sebaiknya:

  • Batasi dan awasi waktu bermain
  • Nonaktifkan pengaturan penyimpanan data
  • Pantau interaksi dan pastikan konten sesuai usia
  • Jika dirasa lebih banyak mudaratnya, orang tua tidak perlu ragu mengganti mainan AI dengan permainan tradisional, seperti congklak atau permainan lainnya.

Yang tak kalah penting, ajak anak menghabiskan waktu bersama orang tua, misalnya dengan membacakan cerita, bermain bersama, atau beraktivitas di luar ruangan untuk menghirup udara segar.

Read Entire Article